Friday, May 11, 2012
Kangen ngBlog lagi....
Kegiatanku yang membuat aku tidak ada waktu untuk menulis, dari mulai mengajar permasalahan teknis jembatan di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, survey jembatan rusak di sekitar gunung merapi (sekarang sudah terbangun 13 buah jembatan gantung kendaraan ringan) terimakasih atas bantuan dari BNPB, Penyusunan pedoman dan manual teknis jembatan.
Sampai akhirnya, penyaluran hobi menulisku yang terhenti akan ku tingkatkan kembali. Banyak ilmu dan cerita yang ingin aku bagi bagi rekan-rekanku yang setia mencari berita di blog ini.
Ini dulu sebagai pembuka rekan-rekan semua, senang bisa menulis kembali... :)
Friday, June 10, 2011
BAHAN TAMBAH BETON
Thursday, April 28, 2011
Software Pondasi
Software Pondasi
SEMUA TENTANG TEKNIK SIPIL
Perencanaan Voided Slab :
http://www.megaupload.com/?d=I4R97E61
Pedoman Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur :
http://www.megaupload.com/?d=ONV354XC
Tata Cara Perencanaan Geometrik :
http://www.megaupload.com/?d=D349YN30
Contoh Soal dan Jawaban Desain Pondasi Tiang Pancang :
http://www.megaupload.com/?d=CV3JS9VI
Pengukuran Topografi untuk Pekerjaan
Jalan dan Jembatan Buku 1 Penjelasan Umum :
http://www.megaupload.com/?d=55B60VG1
SNI Beton :
http://www.megaupload.com/?d=LYHOF2YK
Tentang AASHTO & RDS
UBC 97
*E-book SIPIL
**E-book SIPIL
***E-book SIPIL
****E-book SIPIL
SAP2000 V12 (share)
Cara Pemasangan Tower Crane
Jurnal-jurnal SIPIL
For Architecture
Tentang trubolt dan dynabolt
Link Referensi Belajar Rab
*SAP2000 v.14 (Link rapid*share)
*SAP2000 v.14 (Link 4*shared)
E-Book Analysis Structure
*Share E-Book Engineering
**Share E-Book Engineering
SNI 03-3429-1994
medicine 4 sap2000 14.1
Calculator Sipil
soft Engineering on CCPB
Membuat Rumah Yang Benar
Referensi Kegagalan konstruksi akibat rembesan ato piping
Tentang Bekisting
ASTM D 1143-81(1994), “Standard Test Method for Piles Under Static Axial Compressive Load
Penjelasan Concrete Retarder & Accelerator
ASTM D3966 Lateral
software SAP2000
software MS Project
share MKJI dan Software KAJI
ebook civil engineering
tutorial sanspro
ebook tentang struktur beton dan baja
tutorial excell u/ buat S-curve / RAB / penjadwalan(schedulling)
artikel-artikel
Autodesk: AutoCAD Land Desktop 2009 ISO
video pembuatan tunnel
kasus kasus unik di tek sipil
referensi perencanaan jembatan
share jurnal pondasi
link software etabs
tutorialnya CSI SAFE, ETABS
Contiguous Bore Pile
Penjelasan sedikit tentang Civil dan Alat Berat
Pedoman campuran untuk membuat beton dari K100 s.d K350 berdasarkan SNI.
1. Info Penyewaan Alat Berat (Excavator, Dumptruck, Mobilecrane, tower crane, dll) or Here
2. Artikel tentang Civil Engineering
3. PPIUG 1983 or Rangkuman PPIUG 1983 (9Halaman)
4. Download SAP2000 Versi.11 dgn Link Lokal
5. Peta Zona Gempa Indonesia (UPDATE dari PU)
6. Download Land Desktop 2009 file ISO-nya cuma 1,93Gb aja
7. Tentang Elastomer
8. Sharing Ilmu Teknik Pengairan "PUNYA Agan Andi_irawan" hehehehehe
9. Casio FX-9860G SD Calculator - Emulator
10. Menentukan titik berat penampang dgn AutoCAD (salah kamar sih )
11. Harta karunnya Agan Blackroot (berbagai SNI Civil Engineering)
12. Index dari tahun 2008 s/d Page 100 (yg buat index: Agan Mauri_rooney)
13. Pembebanan untuk bangunan gedung
14. Tutorial SAP2000 Jembatan Cable Stayed (thanks to : Benyamin Ndu Ufi)
15. Services Offshore and Onshore Structures (thanks to : Lambutan Sinaga, ST.)
16. SNI dari web BNS tapi kudu daftar dl Gan
17. Eksperimen Struktur Beton Balok Tinggi untuk Pengembangan Strut-and-Tie Model (Harianto Hardjasaputra dan Wiryanto Dewobroto)
Wednesday, December 29, 2010
KOROSI
Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh korosi yang paling lazim adalah perkaratan besi.
Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida atau karbonat. Rumus kimia karat besi adalah Fe2O3.nH2O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah.
Korosi merupakan proses elektrokimia. Pada korosi besi, bagian tertentu dari besi itu berlaku sebagai anode, di mana besi mengalami oksidasi.
Fe(s) <--> Fe2+(aq) + 2e
Elektron yang dibebaskan di anode mengalir ke bagian lain dari besi itu yang bertindak sebagai katode, di mana oksigen tereduksi.
O2(g) + 4H+(aq) + 4e <--> 2H2O(l)
atau
O2(g) + 2H2O(l) + 4e <--> 4OH-(aq)
Ion besi(II) yang terbentuk pada anode selanjutnya teroksidasi membentuk ion besi(III) yang kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi, yaitu karat besi. Mengenai bagian mana dari besi itu yang bertindak sebagai anode dan bagian mana yang bertindak sebagai katode, bergantung pada berbagai faktor, misalnya zat pengotor, atau perbedaan rapatan logam itu.
Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan yang merusak logam karena logam bereaksi secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan. Ada definisi lain yang mengatakan bahwa korosi adalah kebalikan dari proses ekstraksi logam dari bijih mineralnya. Contohnya, bijih mineral logam besi di alam bebas ada dalam bentuk senyawa besi oksida atau besi sulfida, setelah diekstraksi dan diolah, akan dihasilkan besi yang digunakan untuk pembuatan baja atau baja paduan. Selama pemakaian, baja tersebut akan bereaksi dengan lingkungan yang menyebabkan korosi (kembali menjadi senyawa besi oksida).
Deret Volta dan hukum Nernst akan membantu untuk dapat mengetahui kemungkinan terjadinya korosi. Kecepatan korosi sangat tergantung pada banyak faktor, seperti ada atau tidaknya lapisan oksida, karena lapisan oksida dapat menghalangi beda potensial terhadap elektroda lainnya yang akan sangat berbeda bila masih bersih dari oksida.
Tuesday, December 21, 2010
Konsep Penyusunan BOQ
1. Perhatikan kondisi lapangan dimana proyek akan di laksanakan :
Yang menjadi pertimbangan adalah, sumber material yang akan digunakan, biasanya kita memanfaatkan material lokal yang terdekat pasir, aggregat (querry), AMP maupun Batching Plan, bahan additive yang akan di tambahkan.
2. Perhatikan material yang akan digunakan, harus sesuai dengan spesifikasi (sesuai dengan divisi).
3. Alat-alat yang dipergunakan diusahakan benar-benar digunakan dilapangan, mengakomodir semua kebutuhan lapangan jangan sampai mubazir dan tidak boros. (selanjutnya nanti pada post selanjutnya saya akan mencoba merinci alat-alat yang digunakan dalam pekerjaan struktur)
4. Penentuan harga satuan dan harga sewa, menggunakan patokan harga pekerjaan terakhir di lokasi terdekat dengan proyek, dengan minimal 3 sumber.
Monday, April 5, 2010
Keppres 80 Tahun 2003
- Dalam pemilihan penyedia barang/jasa pemborongan/jasa lainnya, pada prinsipnya dilakukan melalui metoda pelelangan umum.
- Pelelangan umum adalah metoda pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan secara terbuka dengan pengumuman secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi untuk penerangan umum sehingga masyarakat luas dunia usaha yang berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya.
- Dalam hal jumlah penyedia barang/jasa yang mampu melaksanakan diyakini terbatas yaitu untuk pekerjaan yang kompleks, maka pemilihan penyedia barang/jasa dapat dilakukan dengan metoda pelelangan terbatas dan diumumkan secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi dengan mencantumkan penyedia barang/jasa yang telah diyakini mampu, guna memberi kesempatan kepada penyedia barang/jasa lainnya yang memenuhi kualifikasi.
- Dalam hal metoda pelelangan umum atau pelelangan terbatas dinilai tidak efisien dari segi biaya pelelangan, maka pemilihan penyedia barang/jasa dapat dilakukan dengan metoda pemilihan langsung, yaitu pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan dengan membandingkan sebanyak-banyaknya penawaran, sekurang-kurangnya 3 (tiga) penawaran dari penyedia barang/jasa yang telah lulus prakualifikasi serta dilakukan negosiasi baik teknis maupun biaya serta harus diumumkan minimal melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan bila memungkinkan melalui internet.
- Dalam keadaan tertentu dan keadaan khusus, pemilihan penyedia barang/jasa dapat dilakukan dengan cara penunjukan langsung terhadap 1 (satu) penyedia barang/jasa dengan cara melakukan negosiasi baik teknis maupun biaya sehingga diperoleh harga yang wajar dan secara teknis dapat dipertanggungjawabkan.
- Dalam pemilihan penyedia barang/jasa pemborongan/jasa lainnya dapat dipilih salah 1 (satu) dari 3 (tiga) metoda penyampaian dokumen penawaran berdasarkan jenis barang/jasa yang akan diadakandan metoda penyampaian dokumen penawaran tersebut harus dicantumkan dalam dokumen lelang yang meliputi
b. metoda dua sampul;
c. metoda dua tahap.
- Metoda satu sampul yaitu penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratanadministrasi, teknis, dan penawaran harga yang dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepadapanitia/pejabat pengadaan.
- Metoda dua sampul yaitu penyampaian dokumen penawaran yang persyaratan administrasi dan teknisdimasukkan dalam sampul tertutup I, sedangkan harga penawaran dimasukkan dalam sampul tertutup, selanjutnya sampul I dan sampul II dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul (sampul penutup) dandisampaikan kepada panitia/pejabat pengadaan.
- Metoda dua tahap yaitu penyampaian dokumen penawaran yang persyaratan administrasi dan teknisdimasukkan dalam sampul tertutup I, sedangkan harga penawaran dimasukkan dalam sampul tertutupII, yang penyampaiannya dilakukan dalam 2 (dua) tahap secara terpisah dan dalam waktu yang berbeda.
- Dalam pemilihan penyedia barang/jasa pemborongan/jasa lainnya dapat dipilih salah 1 (satu) dari 3(tiga) metoda evaluasi penawaran berdasarkan jenis barang/jasa yang akan diadakan, dan metoda evaluasi penawaran tersebut harus dicantumkan dalam dokumen lelang, yang meliputi :
b. sistem nilai;
c. sistem penilaian biaya selama umur ekonomis.
- Sistem gugur adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memeriksa dan membandingkandokumen penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan dalam dokumenpemilihan penyedia barang/jasa dengan urutan proses evaluasi dimulai dari penilaian persyaratanadministrasi, persyaratan teknis dan kewajaran harga, terhadap penyedia barang/jasa yang tidak lulus penilaian pada setiap tahapan dinyatakan gugur.
- Sistem nilai adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu padasetiap unsur yang dinilai berdasarkan kriteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumenpemilihan penyedia barang/jasa, kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya.
- Sistem penilaian biaya selama umur ekonomis adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai pada unsur-unsur teknis dan harga yang dinilai menurut umur ekonomis barang yang ditawarkan berdasarkan kriteria dan nilai yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa, kemudian nilai unsur-unsur tersebut dikonversikan ke dalam satuan mata uang tertentu, dan dibandingkan dengan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya.
- Dalam mengevaluasi dokumen penawaran, panitia/pejabat pemilihan penyedia barang/jasa tidak diperkenankan mengubah, menambah, dan mengurangi kriteria dan tatacara evaluasi tersebut dengan alasan apapun dan atau melakukan tindakan lain yang bersifat post bidding.